LAPORAN PERJALANAN
SELAMA LIVE IN 3 HARI 2 MALAM DI DESA TAMBAK SARI - DUSUN TAMBAK WATU
Setelah
itu kami mendapatkan pengumuman lagi berapa jumlah truk yang akan dipakai untuk
berangkat ke desa tambak sari sekitar, jam setengah 10 kami semua
diberangkatkan menggunakan truk tentara yang berjumlah 6 buah kami yang dari
kelas XI S3 rata-rata naik truk yang ke 6 perjalanan kami ke sana memakan waktu
sekitar 1 setengah jam. Di dalam truk kami bercanda ria walaupun posisi kami
kurang mengenakkan. Setelah perjalanan yang cukup lama kami akhirnya sampai di desa
tambak sari, kamipun diturunkan di bale desa kami semua yang berjumlah lebih
dari 200 orang berkumpul di suatu ruangan yang agak kecil dan sempit. Setelah
ada sedikit tambahan pengarahan kami pun disuguhi makanan traditional dari sana
yaitu lemet dan kopi kamipun makan dengan lahap yang pertama saya kira tidak
enak tetapi setelah saya coba ternyata rasanya sangat nikmat. Setelah itu kami
semua yang bertempat tinggal di dusun tambak watu pun di distribusikan ke
masing-masing rumah home stay kami semua menggunakan truk yang berjumlah 2 buah
untuk berangkat kedusun tersebut setelah perjalanan yang kira-kira memakan
waktu sekitar 10 menit kamipun di turunkan di sebuah rumah yang agak luas
setelah semua barang-barang diturunkan kamipun sempat kebingungan mencari rumah
homestay kami dan bertanya pada koordinator kami yaitu bu jijik, ternyata rumah
kami tidak begitu jauh dari tempat kami diturunkan dan rumah kami sangat luas
dan nyaman. Setelah kami menaruh semua barang dan berganti baju kami pun segera
berkenalan dengan anggota keluarga yang ada kami juga diberitahu bahwa sebelum
kami SMA petra melakukan live in disini dan hasilnya hampir semua siswa gagal
dikarenakan semua siswanya malas dan tidak mau bekerja, setelah kami semua
selesai wawancara singkat kami menemani anak2 kecil yang ada disana untuk
bermain sepak bola, setelah kami semua telah lelah bermain kami pun bergantian
untuk mandi, dan pada malam hari yang punya rumah yaitu ibu dewi akan mengantar
saudaranya pergi ke Surabaya kamipun ditinggal dengan saudaranya ibu dewi. Ibu
dewi berpesan jika mau menyalakan api unggun ada kayu di belakang rumah tapi
kami mengurungkan niat karena akan merepotkan, setelah itu kamipun diajak
berkumpul di rumah kepala dusun di sana kami melakukan perkenalan dengan kepala
dusun dan akhirnya kami pun mendapat tugas untuk mencari 10 tanda tangan dari
warga sekitar, setelah itu kami pun kembali ke rumah masing2 dan mulai mengisi
buku live in..........
Hari
ke 2
Pada keesokan harinya
Pak adit (Suami Bu dewi) memiliki bedak di pasar lawang dan setiap hari beliau
berangakat jam 3 pagi karena kemarin teman saya calvyn so menawarkan diri untuk
ikut akhirnya dia pun ikut tetapi dia hampir tertinggal karena calvyn bangunnya
telat tetapi untung tidak ditinggal dan akhirnya kami bertiga (Daniel, Saya,
Liovan) bangun jam 5 pagi tapi yang punya rumah belum bangun kamipun memutuskan
untuk bersih latar di depan ini ada foto yang menunjukkan kegiatan kita pada
pagi hari
Stelah
kami melakukan kegiatan tersebut kamipun segera mandi dan makan pagi, kami
segera mencari tanda tangan yang berjum;lah 10 buah, setelah mencari tanda
tangan kamipun menunggu pak Adit untuk pulang, sekitar jam 8:15 Pak Adit pun
pulang kami bersiap2 pergi ke kebun untuk mengarit perjalanan kesana cukup jauh
dan melelahkan, karena saya yang pertama kali sampai saya dijelaskan oleh bapak
adit bekas jatuhnya meteor dan bekas rumah pertepa yang dibilang cukup angker
ini ada foto bekas rumah pertapa itu
Setelah itu pun kami
masih melanjutkan perjalanan sampai ke atas perjalanan pun kira2 memakan waktu
yang cukup lama dan di tengah jalan Daniel mengalami kecelakan. Daniel
terpleset karena dia tersandung sebuah batu besar ini ada foto dimana Daniel
mengalami kecelakaan
Setelah
itu kita tetap melanjutkan perjalanan tapi hanya berjalan kaki dan setelah
sampai di tempat tujuan kami pun segera melakukan kegiatan yaitu membersihkan
kebun ini juga ada photo ketika kami mengarit rumput
Setelah selesai
mengarit rumput dan membakarnya kita pun pulang ke rumah untuk makan siang
setelah makan siang kami pergi ke rumahnya pak tamat untuk melakukan sebuah
permainan yaitu treasure game ini ada photo lagi ketika kami semua yang dari
dusun tambak watu melakukan treasure game
Setelah
kami selesai bermain sekitar jam 3 kami kembali untuk bermain bola bersama
teman2 dan pada jam 6 kami berkumpul di desa untuk menonton farewell party.
Pada acara farewell party ada sebuah pertunjukan jaran kepang dan bantengan
tetapi pada tengah acara pemain bantengan mulai kalap dan mengejar orang yang
ada di dekatnya setelah itu kamipun pulang ke rumah masing2 tetapi pada saat
sdh mencapai rumah kamipun terkunci di luar dan terpaksa tidur di teras tetapi
akhirnya di bukakan pintu oleh bapak adit Hari ke 2 –selesai
Hari
ke-3
Setelah
malam yang cukup melelahkan pada pagi hari kami harus segera packing dan pada
pagi hari kami ber 4 juga melakukan kegiatan yang sama yaitu menyapu latar dan
membersihkan dapur setelah makan pagi kamipun segera mandi dan segera keliling
desa kami berkunjung ke rumah teman untuk makan bakso wkwkwkk . Setlah kenyang
kamipun kembali untuk tidur siang di rumah masing2 tapi pada perjalanan pulang
Daniel muntah-muntah karena terlalu kebanyakan makan bakso setelah kami selesai
semua kamipun berpamitan pada keluarga masing2 dan photo bersama ini ada photo
keluarga homestay kami
Dan
kamipun berkumpul di balai desa untuk doa pentup dan kembali ke malang dengan
selamat
END..
Wrote By:Stanley Soen (A.K.A SOEN) XIS3/34
Tidak ada komentar:
Posting Komentar